Setelah minggu lalu kita kenalan dengan peralatan cuci karpet dan tahu fungsinya. Sekarang kita akan mengulik kembali perihal cara mudah mencuci karpet.

Kelebihan mencuci karpet dengan alat khusus selain hemat tenaga juga minim resiko. Menjadi poin penting untuk kita bahwa minim resiko merupakan prinsip sebagai penyedia jasa. Minim resiko bukan berarti sama sekali tak ada resiko, tetap ada resiko namun semua bisa kita minimalkan. Lalu apakah mencuci karpet dengan alat khusus tetap ada resiko? Pasti ada resiko, misal sudah kita cuci bersih dan kering sempurna tapi tetap saja bau apek, itu contoh kecilnya.

Lalu adakah resiko lainnya? Masing-masing orang pasti punya kendala, tinggal bagaimana kita mengatasi kendala itu tanpa menimbulkan masalah baru. Kalo begitu langsung saja kita bahas perihal resiko atau kendala cuci karpet! Sabar, sebelum masuk pembahasan atau cara mengatasi masalahnya. Kita bahas dulu bagaimana cara yang baik untuk mencuci karpet.

Namun sebenarnya dengan peralatan cuci yang kita bahas sebelumnya, kita bisa menambah layanan selain cuci karpet, misal mencuci sofa, springbed atau boneka.

Berikut cara mencuci karpet versi peralatanlaundry.com

1.     Siapkan material yang akan dicuci

terlebih dulu tandai material menggunakan penanda pakaian agar tidak tertukar barang antar konsumen. Jangan lupa siapkan perlengkapan untuk mencuci.

2.     Siapkan perlengkapan

Siapkan peralatan mencuci seperti mesin vacuum, jet preassure, polisher, alat karpet, blower dan deterjen serta softener microfragrance.

3.     Gelar karpet karet

sebagai alas pencucian karpet, kasur lantai dan sejenisnya, jika sofa yang ingin dicuci tak usah gunakan alas. pastikan di sekitar tempat pencucian ada saluran pembuangan air supaya air tidak menggenag dan memperlama proses penyedotan air.

4.     Letakkan karpet

Letakan karpet atau  material yang ingin dicuci diatas alas karet. Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya mengenai peralatan cuci karpet, karpet yang akan dicuci dibawahnya harus ada alas karpet karet agar kotoran yang menempel bisa turun dan tidak melekat kembali pada karpet.

5.     Bersihkan debu kering

Hilangkan dulu semua debu yang menempel pada karpet atau sofa.

Proses ini selain bertujuan menghilangkan debu juga menghilangkan bulu bulu hewan yang kemungkinan menempal dan untuk mencegah bau apek jika sudah masuk proses penjemuran. Gunakan vacuum extractor pada keadaan karpet kering dan hanya bersihkan satu sisi saja, tidak perlu dibalik.

6.     Basahi karpet

Setelah menggunakan vacuum dalam keadaan kering, mulailah untuk membasahi permukaan karpet, gunakan jet pressure cleaner. Menyemprot menggunakan  air tekanan tinggi, juga berfungsi untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Semprot sampai semua permukaan terbasahi dan noda yang menempel rontok.

7.     Sikat karpet

Jika sudah dipastikan bersih dari debu dan seuruh permukaan basah, siapkan polisher. Siapkan polisher dan isi dengan deterjen super dan air. Perbandingan untuk 2 liter air, gunakan 100 ml deterjen cair super. Colokkan polisher pada stop kontak lalu Anda sudah siap menggunakannya.

Sikat karpet menggunakan polisher minimal 3 kali keliling karpet dengan cara sikat dari sisi kiri ke kanan, lalu naik dan geser ke kiri membentuk pola zig-zag.

Spotting pada proses pencucian karpet tidak terlalu penting karena dengan menggunakan polisher sudah cukup bersih membersihkan noda.

Untuk pencucian sofa tau springbed hanya perlu menggunakan mini polisher.

8.     Bilas karpet

Jika sudah cukup bersih disikat, semprot kembali dengan jet pressure cleaner. Penggunaan kali ini bertujuan untuk menghilangkan busa dan sisa sabun yang menempel.

Untuk pencucian sofa atau springbed langsung gunakan vacuum extractor untuk pembilasan.

9.     Sedot & bilas karpet

Setelah busa pada karpet hilang, lalu gunakan vacuum extractor untuk proses pengeringan hingga 80% kadar air yang hilang. Perlu beberapa kali proses vacuum, jadi bersabarlah sahabat, karena ini bagian dari proses. Capurkan pelembut (softener) pada campuran air di tabung air pembilas vaccum extact, sedot & bilas menggunakan kepala vaccum cocor bebek yang dilengkapi penyemprot air, jika dirasa busa sudah hilang, cukup di sedot saja tanpa perlu disemprot.

10.  Jemur karpet

Setelah cukup kering dan kadar air berkurang, bisa jemur atau letakkan pada penyangga lalu bisa gunakan blower jika tidak ada sinar matahari. Jika tingkat kekeringan diatas 70%, cukup jemur selama 1 hari, jika masih lumayan basah, jemur karpet minimal 2-4 hari dengan membolak balikan karpet

11.  Packing

Setelah selesai dijemur, packing karpet menggunakan plastik roll. Kemudian karpet siap dikembalikan ke konsumen.

Itulah tadi langkah pencucian karpet versi peralatanlaundry.com , yang perlu diperhatikan dalam pencucian perabot rumah tangga seperti karpet, sofa atau springbed selain tingkat keberishan adalah tingkat kesabaran. Jika pencucian karpet dilakukan di outlet Anda, beri waktu sekitar 5-7 hari proses laundry. Jika Anda yang datang ke tempat konsumen, pastikan tim Anda cukup waktu untuk mengerjakannya, minimal 1 hari untuk 1 konsumen mengingat proses membutuhkan ketlatenan dan waktu yang cukup lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *