Gemes Sama Karyawan Laundry mu?

Seneng nggak sih punya karyawan banyak? Senenglah, kesannya usaha kita gede gitu, punya karyawan banyak, omset banyak dan hal-hal indah lainnya. Tapi yang dilihat orang, belum tentu indah pada kenyataannya sob. Mereka nggak tahu seberapa rumit punya karyawan. Banyak faktor penyebab terjadinya masalah, bisa karena keadaan lapangan atau faktor dari karyawanmu sendiri. Bukan maksud mau nyalahin karyawan juga sih, tapi ya gitu tipe karyawan yang berbeda bikin perlakuan kita ke mereka juga beda sob.

Karyawan asal-asalan

Pernah punya karyawan kayak gini? Karyawan asal-asalan maksudnya adalah karyawan yang ngerjain pekerjaannya secara asal-asalan, yang penting beres, rapi atau nggak urusan belakang, bersih atau nggak yang penting semua selesai tepat waktu. Kalo ini sih bisa karena males bisa karena putus asa, kurang termotivasi gitu si karyawan, nah sebagai owner terus pantau kerjaan mereka, karyawan tipe ini perlu dikritik tapi jangan terlalu sering juga ngasih kritik mereka karena justru menurunkan semangat kerja mereka. Yang sabar ya, bos.

Karyawan bawa anak

Serba salah juga kalau mau negur yang satu ini, apalagi kalau owner lebih muda dari si karyawan. Bawa anak ke tempat kerja sebenarnya bukan hal yang fatal juga. Tapi, konsekuensi dari membawa anak ini yang harus diperhatikan. Misal anak karyawanmu rewel dan bikin repot pegawaimu sebaiknya ingatkan dia atau beri kelonggaran pada hari hari tertentu dimana outletmu punya aktivitas yang nggak seramai biasanya, misal waktu sore atau malam hari.

Karyawan nggak produktif

Ada apa dengan karyawan yang tidak produktif? Tentu ini akan berimbas dong sama kinerja rekan rekannya juga. Misal admin cucimu kerjanya lelet, cari tahu apa yang terjadi dengan dirinya. Apa dia lagi sakit atau ada kendala lain, harus selalu kamu pantau sampai kamu menemukan alasan yang valid untuk menegurnya.

Karyawan sering nge-bon

Kebutuhan hidup di atas segala-galanya sob. Ini sih masalah kompleks, pegawai sering nge-bon, nggak dikasih kok tega banget, giliran dikasih kita yang tepok jidat.

Namanya buka usaha, pasti ada tantangan dan kayaknya ini adalah tantangan diatas segala tantangan. Tapi harus kamu pantau nih, seberapa sering dia nge-bon, kalo terlalu sering batasi aja sob dengan aturan bon sebelumnya harus lunas. Kasian kan pegawaimu kerja sebulan tapi nggak bisa menikmati hasilnya.

 

Tipe karyawan tadi perlu banget kita kasih poin khusus, masih banyak masalah karyawan yang ada di outlet-outlet laundry dan juga tipe owner yang nggak bisa disamaratakan. Yang terpenting dari masalah karyawanmu itu adalah instrospeksi diri owner, jangan langsung salahkan karyawanmu. Mungkin ada yang salah dengan pembagian kerja, mungkin juga dia nggak cocok sama bidangnya, dan kemungkinan lainnya. Itulah kenapa bos butuh intuisi. Yang sabar ya bos!

Berbekal pengalaman team di bidang laundry lebih dari 5 tahun, memberikan training secara privat kepada kurang lebih sejumlah 400 an laundry preneur (pengusaha laundry) di Indonesia. Kita siapkan untuk kalian para pembilas milenial ataupun calon laundry preneur yang gak pengen ribet, atur manajemen outlet laundry sendiri. Atau sobat milenial punya banyak partner / waralaba membangun outlet laundry?

kenapa pakai bilas?

Tak hanya fitur laundry akses Bilas juga dilengkapi fitur laundry POS (Point of Sales) kalian gak perlu pusing atur laporan keuangan. Kita siapkan fitur kasir laundry, khusus untuk kalian pembilas milenial, menu input data transaksi, perputaran uang keluar masuk dalam bentuk laporan harian, bulanan, hingga tahunan.

Penghitungan kinerja karyawan berdasarkan perhitungan berat cucian yang dikerjakan maupun berdasarkan hitungan satuan pun dapat dijadikan metode atau sistem penggajian berdasarkan target jumlah yang harus terselesaikan per hari / pekan / bulan tercatat dalam manajemen proses laundry secara rapi.

Memiliki banyak outlet & karywan laundry tidaklah sesulit dan seribet yang dibayangkan. Tak perlu panik, kalian tetap bisa piknik guys. Karena manajemen system yang kami bangun membuat laundry kalian tetap dapat dijalankan, meski pemilik laundry jalan – jalan, outlet laundry autopilot. Asik bukan ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *