Sumber Daya Manusia alias pegawai laundry.

Mau buka usaha pasti persiapan salah satunya adalah pegawai atau orang untuk mengelola laundrymu. Kalau kamu termasuk orang yang sibuk, merekrut pegawai adalah hal yang wajib. Tapi kalau usaha laundrymu akan menjadi satu-satunya sumber peghidupanmu, diawal usaha kamu bisa mengatasi laundrymu tanpa pegawai.

Tapi kalo diniati banget mau rekrut pegawai, nggak masalah juga sih karna keputusan ada ditangan owner. Cie Owner!
Beberapa hal musti kamu perhatikan untuk mencarikaryawan laundry sob. Jadi nggak asal comot aja, semua butuh disaring karena ini akan menyangkut keberlangsungan hidup outlet laundrymu.

Mau tua atau muda sebenernya sama aja sob, yang membedakan hanya semangat. Calon pegawai dengan usia muda cenderung memiliki performa yang bagus, bisa dikamulkan dibidang tertentu. Tapi jangan sepelekan yang tua, mereka mungkin lebih berpengalaman karena mengurus pekerjaan laundry hamper sama dengan pekerjaan di rumah mereka. Tapi rasanya memang nggak fair kalo hanya dilihat dari usia aja, kamu harus punya saringan lain selain usia.

Selanjutnya adalah status. Status yang dimaksud bukan status sosmednya ya sob. Status yang dimaksud disini adalah status perkawinan, udah berkeluarga atau masih lajang. Dari aspek kemanusiaan, banyak pemilik laundry yang mencari pegawai dengan status berkeluarga. Selain mereka benar-benar membutuhkan pekerjaan, kebanyak dari mereka yang berkeluarga punya komitmen yang kuat terhadap suatu hal. Pegawai berstatus lajang mungkin juga harus kami pertimbangan karena nggak semua yang berstatus lajang nggak punya kebutuhan. Siapa tau mereka butuh kerjaan buat ngumpulin modal nikah atau buat  bantu orangtuanya. Beberapa outlet mempekerjakan mahasiswa juga lho, tapi sebagai pekerja paruh waktu. Balik lagi sama kebijakanmu sob.

Banyak banget lowongan pekerjaan yang mencantumkan stkamur kelulusan. Di outlet laundrymu, kamu nggak harus mempekerjakan lulusan D3 atau S1. Semua tingkat Pendidikan masih bisa menjadi pegawai laundry, yang penting mereka punya kemauan yang kuat untuk belajar. Dan yang penting di jaman serba digital, kamu harus punya pegawai yang melek teknologi termasuk pakai gadget untuk sistem manajemen laundry dan penotaan. Tetap jadikan laundrymu go-digital. karena semakin maju perkembangan jaman semakin banyak laundry yang sistem penerimaanya menggunakan aplikasi managemen laundry seperti bilas.id , biar ga ketinggalan jaman laundrymu juga harus bisa ngikutin dong.

banyak sekali pertanyaan dari konsumen kami tentang merekrut karyawan laundry yang berpengalaman, dan kami selalu menjawab “tergantung orangnya”. memang merekrut orang yang sudah berpengalaman di bidang laundry akan lebih menguntungkan karena kita sudah tidak perlu lagi mengajari tentang sistem laundry, penggunaan peralatan laundry seperti setrika uap boiler, mesin pengering & chemical laundry.

tapi… kami tetap menjawab “tergantung individunya” karena ada beberapa calon pegawai laundry berpengalaman yang bekerja di laundry sebelumnya dikeluarkan karena “kasus” yang sering terjadi di laundry, seperti pencurian, tidak jujur, malas, hingga memberi perlakuan buruk ke pelanggan. tapi itu semua hanya oknum lhoo bukan keseluruhan. makanya biar ga kejadian seperti itu kita harus bisa mendalami karakter pada saat melihat CV dan interiew calon karyawan laundry.

Bukan apa-apa sih sob, ini jadi bahan pertimbangan yang lumayan penting. Pilih domisili calon pegawai yang terlalu jauh dari outletmu. Dengan kata lain jangan sampai pegawaimu jadi tukang telat masuk kerja karena jarak tempat tinggal yang terlalu jauh dengan tempat kerjanya. Kasian juga kan kalo gaji dan biaya akomodasinya nggak cocok.

Jangan buang waktu lama jika Kamu menemukan pelamar yang tidak memiliki kemampuan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Kamu bisa mendapatkan pelamar lain yang memenuhi kualifikasi Kamu.

Bila perlu, Kamu juga dapat mengadakan tes sederhana untuk menguji keseriusan pelamar dalam membantu bisnis Kamu. Tes psikologi sederhana dapat membantu Kamu melihat pribadi calon karyawan Kamu sesungguhnya. karena mencari karywan laundry emang susah-susah gampang, jadi kamu harus bener-bener sreg sama calon karywanmu supaya nggak kecewa di belakang.

Tidak ada yang salah dengan bersikap pilih-pilih terhadap calon karyawan. Laundry Kamu dan perjalanannya lebih penting daripada rasa gagal seseorang yang tidak diterima untuk membantu Kamu.

Bila laundry Kamu sedang sangat berkembang dan ramai pelanggan, Kamu tentu membutuhkan orang yang cepat dan dapat dikamulkan, karena pekerjaan yang Kamu berikan bukan untuk coba-coba.

Jangan terburu-buru menentukan pilihan “ya” pada satu orang yang Kamu anggap baik, namun Kamu masih memiliki sedikit keraguan padanya. Tunggulah orang yang tepat sebentar lagi, daripada Kamu harus menanggung kerugian karena nama dan usaha laundry kamu jadi jelek namanya.

Sebenernya masih banyak lagi hal hal yang detail dan mungkin kamu kepo juga sama calon pegawaimu. Kamu bisa mengamati mereka dari sosmednya, atau carilah pertanyaan pertanyaan sepele dan santai saat kamu masuk di sesi interview. hal ini sangat membantu lho dalam mencari karyawan laundry yang berkulalitas.
setelah tau kriterianya, sekarang akan kami berikan tips suapaya iklan lowongan pekerjaanmu bisa tepat sasaran dan menghasilkan pelamar-pelamar berkualitas, Berikut  tipsnya :

Merekrut karyawan untuk laundry memang agak riskan, karena Kamu harus benar-benar yakin bahwa dia akan membantu usaha Kamu, karena laundry bergerak di bidang jasa yang memerlukan SDM yang teliti dan rapi. Sebaiknya, pilihlah karyawan dari rekomendasi orang-orang terdekat Kamu.

Hal ini akan membantu Kamu menilai perilaku dan etos kerja calon karyawan tersebut. Oleh karenanya, manfaatkan orang-orang sekitar Kamu sebaik mungkin untuk menemukan karyawan yang tepat.

Manfaatkan media sosial sebagai media gratis untuk Kamu dalam mempromosikan lowongan pekerjaan. Kamu dapat menggunakan instagram dan mengirimkan detail informasi lowongan pekerjaan di akun-akun khusus lowongan pekerjaan.

Kamu juga bisa membuat note sederhana dan membagikannya lewat grup Whatsapp atau Telegram. Jangan lupa cantumkan kontak Kamu untuk informasi bagi calon karyawan.

Jika Kamu mengharapkan kualitas kerja yang apik dan rapih, jangan harap dapat membayar hal itu secara murah. Kamu akan mendapatkan apa yang Kamu bayar. Oleh karena itu, sesuaikan bayaran karyawan Kamu kelak dengan kinerja yang Kamu harapkan.

Jika calon karyawan Kamu akan mengerjakan sebuah pekerjaan yang bernilai penting, beri dia penawaran yang tinggi pula. Dengan begitu, makin banyak calon karyawan yang akan datang dan Kamu akan lebih leluasa memilih. Sebagian orang lebih menyarankan mencantumkan gaji pada lowongan pekerjaanya. Supaya lebih mudah menjaring calon karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *